Perbedaan Cara Kerja Obat Herbal Dengan Obat Kimia Sintetis

Artikel Perbedaan Cara Kerja Obat Herbal Dengan Obat Kimia Sintetis dibuat secara singkat agar anda bisa memahami cara kerja obat herbal maupun obat kimia sintetis yang biasa anda temukan di apotek atau melalui resep dokter.

Bagaimana Sebenarnya cara Kerja Obat Dokter dan Obat Herbal?

Mari kita ulas penjelasan singkatnya!

Cara Kerja Obat Sintetis/ Kimia

Cara kerja obat herbal sangat berbeda dengan cara kerja obat sintetis atau obat kimia. Obat kimia dirancang dan diformulasikan untuk menghilangkan gejala-gejala penyakit saja atau bersifat sympthomatis yang hanya mengurangi penderitaanya saja.

Demikian pula obat sintetis/ kimia lebih bersifat paliatif, artinya penyembuhannya bersifat spekulatif. Bila tepat penyakit akan sembuh. Juga diutamakan untuk penyakit yang bersifat akut atau butuh pertolongan dengan segera seperti asma akut, diare akut, patah tulang, infeksi akut.

Obat kimia memiliki reaksi yang cepat namun sangat tidak cocok untuk pengobatan jangka panjang karena memiliki efek samping seperti pelemahan organ-organ tubuh yang lain.

Cara Kerja Obat Herbal

Di sisi lain, obat herbal tidak hanya berkhasiat menyembuhkan gejala penyakit, tetapi juga menghilangkannya hingga ke akar penyebabnya. Hal ini karena efek obat herbal bersifat holistik (menyeluruh) sehingga tidak hanya berfokus pada penghilangan penyakit tapi juga pada peningkatan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

Obat herbal adalah produk alami yang ditemukan di alam dan benar-benar bebas dari semua jenis efek samping, kalaupun ada reaksi pada dasarnya itu adalah DOC Direction of Cure atau tanda bahwa obat herbal mulai menunjukkan reaksi detoksifikasi terhadap racun yang ada di dalam tubuh.

Obat herbal memiliki Multi khasiat atau bisa menghilangkan lebih dari satu penyakit. Dimana Aplikasinya lebih sederhana, Jika diagnosa sudah jelas maka pengobatan dapat dilakukan di rumah dengan bantuan anggota keluarga yang lain. Bantuan dokter dibutuhkan untuk diagnosis yang benar berdasarkan data laboratorium.

Rekomendasi terapi dapat diberikan oleh dokter yang juga herbalis, tetapi perawatannya bisa di rumah oleh anggota keluarga.

Obat Herbal juga Bersifat rekonstruktif atau memperbaiki organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak.

Bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit.
Lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun, serta jenis penyakit yang memerluakan pengobatan lama.

Reaksi lambat tetepi bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-Bebas toksin.

Itulah sedikit Penjelasan mengenai Perbedaan Cara Kerja Obat Herbal Dengan Obat Kimia Sintetis. Adapun jika ada tambahan artikel ini akan diupdate dengan data yang lebih lengkap dan akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Telpon Sekarang!
Hub. Via WA!