BAHAN BAKAR Kesuksesan Sebuah Bisnis – Mindset Bisnis Sukses

Apa BAHAN BAKAR Kesuksesan Sebuah Bisnis? Bagaimana agar sebuah bisnis tetap tumbuh dan berkembang?Apa yang terjadi jika bisnis tidak punya bahan bakar? Yuk Simak Artikel berikut sampai selesai!

jadi,APA yang menjadi Bahan Bakar Kesuksesan Bisnis?

Pernah Melihat Mobil? Tentu saja Pernah.

Mungkin anda pernah mengendarai dan bahkan memiliki 1 atau 2 mobil tersimpan di garasi rumah anda.

Tetapi tahukah anda?

Mobil adalah mesin yang kompleks. Dianggap demikian karena mobil memiliki motor dan terdiri dari beberapa mesin sederhana (starter, alternator, pompa oli, transmisi, dll.)

Sebuah mobil memiliki sekitar 30.000 bagian atau spare part termasuk kabel listrik, baja, aluminium, fiberglass, plastik, karet, kaca, kain, karpet, vinil, kulit, krom, baut, sekrup, paku keling, mur, klem, keping komputer, tombol-tombol, pegangan, dan masih banyak lagi yang saya juga tidak tahu namanya..

Mobil selain sebagai mesin yang kompleks, mobil juga adalah alat transportasi. Membantu Anda untuk melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain.

Bagaimana Agar mobil dapat beroperasi?

Tentu ia harus memiliki bahan bakar di dalam tangki.  Dari bahan bakar itulah motor mendapatkan energinya kemudian “menggerakkan” bagian – bagian lainnya sehingga mobil tersebut bisa bergerak maju.

Tanpa bahan bakar, mobil tidak dapat beroperasi, sebagus dan semahal apapun harganya. Selengkap apapun Spare Partnya.

Demikian HALNYA dengan sebuah perusahaan yang menjalankan Bisnis.

Perusahaan adalah sebuah mesin yang kompleks.

Perusahaan dibangun dan dibentuk dari berbagai departemen termasuk akuntansi, pemasaran, manufaktur, penelitian & pengembangan, pengemasan, pemrosesan pesanan dan pemenuhan, dan banyak lagi.

Semua Bisnis, apapun Model dan Konsep dan sistemnya pasti Seperti itu.

Baik perusahaan konvensional ataupun dengan sistem pemasaran berjenjang atau network marketing.

Perusahaan pemasaran jaringan atau Networking ( Juga Perusahaan lain tentunya ) adalah kendaraan yang menghasilkan uang karena menyediakan peluang untuk menghasilkan uang bagi orang-orang (misalnya Distributor atau agen) yang memilih untuk mendaftar di perusahaan itu.

Bahkan, 9 dari 10 orang / distributor ( agen ) yang mendaftar dengan perusahaan pemasaran jaringan melakukannya karena mereka berharap dapat menghasilkan banyak uang dengan perusahaan tersebut.

Para distributor ( agen ) tersebut pada dasarnya adalah “perwakilan penjualan dan pemasaran” dari perusahaan, dan mereka dibayar komisi berdasarkan volume penjualan yang mereka dan “organisasi downline” mereka hasilkan selama setiap periode pembayaran (sesuai dengan sukses plan dari perusahaan).

Ingat Ya, berdasarkan Volume penjualan. Bukan Volume Perekrtutan Agen baru.

Tetapi agar distributor/ agen MLM atau Networking tersebut dapat menghasilkan uang dengan perusahaan tempat mereka mendaftar, distributor/ agen harus secara konsisten mengisi bisnis mereka dengan prospek baru dan Penjualan Produk yang bertambah dan berkelanjutan.

Orang Yang mau menjual produk, mau memakai produk, orang yang mau merekrut agen penjualan tambahan atau bahkan orang yang mau melakukan ketiganya sekaligus.

Bahan bakar terbaik – prospek terbaik – adalah orang-orang yang sudah berkecimpung dalam pemasaran jaringan itu sendiri.

Mereka setidaknya sudah mengetahui dan mengenal sedikit tentang cara kerja bagaimana sebuah bisnis yang menggunakan sistem networking atau Pemasaran berjenjang bekerja.

Kesimpulannya,

Agar motor mobil dapat terus berjalan, bahan bakar harus secara konstan disuntikkan ke dalam ruang bakar atau silinder.

Agar pemasar jaringan atau agen berhasil membangun organisasi downline yang besar dan produktif, prospek baru harus terus-menerus disuntikkan ke dalam proses perekrutan.

Agar bisnis bisa maju dan berkembang butuh leads dan konsumen baru.

Tidak ada cara lain.

Intinya adalah bahwa bahan bakar untuk kesuksesan Sebuah Bisnis baik pemasaran Konvensional maupun pemasaran jaringan adalah aliran lead dan prospek baru yang tidak pernah berakhir.

Jadi tidak usah terlalu Alay kalau anda mendengar tentang orang yang tidak mau ikut bergabung dengan bisnis anda karena tugasnya mencari-cari orang.

Memang itulah bisnis.

Kalau tidak mencari orang, bisnis tidak tumbuh dan akhirnya bisnis itu akan mati.

Belajarlah dari pengalaman Bisnis Orang lain.

Bisnis tumbuh besar karena bertambahnya Leads, tenaga marketing dan Konsumen Loyal.

CARI MEREKA sebanyak – banyaknya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Telepon Sekarang!
Hub. Via WA!